:: pages

Blog ini sudah tidak aktif, silakan kunjungi website ini.

Saturday, June 6, 2009

Naik atau Turun?

Naik atau turun? Pertanyaan klasik yang sangat simple sebenarnya...

Tapi kenapa begitu sulit untuk dijawab?

Kesulitan dalam menjawab tidak hanya terletak pada ketidak pastian naik atau turunnya harga sebuah pasangan mata uang (walaupun akan lebih mudah jika kita melihat/menggunakan time frame besar), tapi pertanyaan tersebut sangat subyektif, baik bagi si penanya maupun bagi yang akan menjawab.

Let's see...

Jika harga dikatakan naik, ukurannya apa? Apakah sebuah candlestick berwarna putih (paltform Marketiva) di time frame 1H mengindikasikan bahwa katakanlah GBP/USD akan naik?! Dalam waktu 1-3 jam kedepan mungkin iya... Tapi bukankah harga bergerak terus selama 24 jam dalam 5 hari dalam seminggu?!

Jika pertanyaannya sekedar atau se-simple "naik atau turun"? Maka setiap orang akan dengan mudah menjawab sesuai dengan persepsi masing2 berdasarkan indikator/trend/candlestick yang ada di chart dengan time frame yang berbeda-beda.

Bagi yang menggunakan TF 1H akan mengatakan "harga naik", sementara yang menggunakan TF 4H mungkin menjawab "belum tahu, masih wait and see", lain lagi dengan yang menggunakan TF Daily atau bahkan Weekly, dengan yakin mereka akan menjawab "harga akan turun".

Jawaban yang berbeda-beda tersebut pasti akan membuat orang yang bertanya semakin kebingungan... (emang enak?!)

Hari Jumat lalu (05/06) sekitar jam 8 pagi seseorang bertanya kepada saya, "GU naik atau turun?" Dalam sepersekian detik saya bingung untuk menjawab, takut beda persepsi... Lalu saya tanya balik,"tergantung dari berapa lama anda akan hold posisi anda?!" Lalu dia jawab "kurang lebih sampai jam 3 sore". Ok, setidaknya saya sudah punya gambaran, berdasarkan TF berapa saya harus menjawab. Lalu saya katakan,"GU akan turun"... dan alhamdulilah bener.... hahaha... Kalau salah bisa jadi kambing hitam dan target hujatan massa lagi deh.... =))

Masalah ini sudah menjadi masalah yang sangat klasik, dan sudah pernah saya tulis dalam artikel Swinger, Day-trader atau Scalper?

Kalau anda serius ingin menjadi seorang trader dan berharap (pada akhirnya) trading menjadi sumber keuangan anda (baik itu bersifat investasi jangka panjang ataupun pendapatan bulanan), anda tidak bisa hanya bermodalkan simple question "naik atau turun?"

Lebih baik anda bermodalkan dana sebesar $5 ditambah dengan kemampuan membaca trend/menentukan titik resistance/support (dll.)... daripada anda bermodalkan $10000 ditambah dengan modal pertanyaan "naik atau turun?"
Small fund with greater knowledge is much better
than greater fund with little knowledge

Sebenarnya, untuk menghindari beda persepsi (yang bisa berakibat loss), masalah ini bisa dihindari.

Daripada sekedar menanyakan "naik atau turun?" Akan lebih baik jika pertanyaan tersebut dirubah menjadi "bagaimana saya bisa tahu harga akan naik atau turun?"

Maka jawaban yang ada menjadi sangat simple, yaitu: Observasi.

Sunday, May 31, 2009

GU is going to 1.68?!

* Click image to enlarge

Consideration:
- MA 12 and MA 26 are about to cross up
- Bollinger Bands are still wide open
- 1.68 is where the SMA 62 located (more/less)

Reconsideration:
- It appears on Weekly Time Frame, it means even if it hit 1.68, it'll take sometime
- The price has already hit MA 12 on Monthly Time Frame, it's possible that the price will rebounce
- Prediction is just a prediction, time will reveal

- Take your own risk
- Trade wisely, chat nicely

Saturday, May 23, 2009

The Power of Trend

2-3 hari terakhir banyak gossip yang mengatakan bahwa GBP/USD akan mencapai harga 1.6XXX.

Mengapa hanya berani/bisa mengatakan hal tersebut tanpa memberikan alasan atau analisanya?

Memang, kalau dikatakan bahwa GU akan mencapai level 1.6 sangat masuk akal, tapi kan bukan berarti dalam hitungan menit harga tersebut akan tercapai?! Akibatnya, banyak yang langsung melakukan transaksi buy dengan target profit 1.6XXX.... tapi disaat harga tiba2 turun lagi, langsung panik dan (lagi-lagi) menyalahkan orang yang memberi signal.

Sepertinya banyak yang melupakan teori "pantulan sebuah bola", bahwa untuk mendapatkan pantulan lebih tinggi, kita perlu lebih keras melemparkan bola tersebut ke bawah...

Bisa membaca arah trend pergerakan harga itu bagus! Tapi tahu kekuatan trend akan lebih baik.

No Signal

Beberapa hari terakhir ini, saya mulai coba untuk membagi (sharing) analisa saya mengenai pergerakan pair GBP/USD di chat room Marketiva, dengan tujuan atau harapan dapat mendapat perbandingan ataupun (bahkan) sanggahan dari rekan2 yang lain.

Tapi sayangnya, banyak yang menyalahartikan analisa tersebut dan dianggap sebagai 'signal' untuk membantu mereka dalam menentukan kapan harus melakukan entry/exit maupun target profit.

Lebih parah lagi, dengan kondisi tersebut, mereka semakin menganggap saya adalah master (???) (Asli! Bingung mode: ON)

Dari awal saya trading dan aktif di chat room, saya tidak berani membagi/mendiskusikan analisa saya karena takut salah dan akan menjadi sasaran target empuk untuk dijadikan kambing hitam :S

Alasan saya pada akhirnya memberanikan diri untuk sharing analisa karena saya melihat banyak yang memberikan/menuliskan angka2 sebagai target profit, tapi tidak ada yang berani untuk memberikan analisanya.... Menurut saya itu sangat tidak bertanggung jawab bahkan sangat tidak membantu trader lain untuk sama2 belajar menganalisa pergerakan harga.

Saya sangat setuju dengan pendapat beberapa rekan di room bahwa Marketiva merupakan the best online broker. Salah satu alasannya adalah (setahu saya) Marketiva satu2nya online broker yang menyediakan sarana chat room untuk berdiskusi antara sesama trader. Lalu, kenapa tidak kita manfaatkan fasilitas tersebut sebaik2nya?!

Awal saya aktif di chat room, memang sudah banyak 'angka-angka' bertebaran.... Tapi sayangnya (seperti sudah saya katakan di atas), angka2 tersebut hanya dimanfaatkan sebagai "signal mentah yang langsung dimakan tanpa di masak terlebih dahulu". Akibatnya, sering terjadi keributan, padahal menurut saya sebenernya kesalahan bukan terletak pada orang yang memberi 'signal', tapi justru terletak pada orang2 yang hanya mau memanfaatkan angka2 tersebut tanpa mau melakukan crosscheck - double check- and recheck dengan analisanya sendiri .... Dan akhirnyapun semakin jarang yang mendiskusikan hasil analisanya....

Sangat disayangkan....

Ironisnya.... disaat room sepi dari diskusi analisa, banyak yang menanyakan signal....

Perhaps, I'd better shut up before someone blames me for what I said....